09 Januari 2013

Frank Lampard Akan Pindah Ke United?


Frank Lampard

Semakin hari semakin terjawab sudah kemana Frank Lampard akan pindah. Lampard sudah dipastikan bakal meninggalkan Chelsea musim panas nanti dan Manchester United dilaporkan serius menampung tenaganya.

Gelandang berusia 34 tahun itu dikabari jika ia tak bakal mendapatkan kontrak baru dari manajemen The Blues dan bebas meninggalkan Stamford Bridge akhir musim nanti.

Manajer United, Sir Alex Ferguson sudah lama mengagumi Lampard, bahkan ia sempat merayunya sebelum gabung Chelsea. Ferguson yakin alumnus West Ham itu masih bisa tampil apik di level atas.

Lampard kemungkinan besar tak akan hijrah ke Old Trafford bulan ini karena ia masih bertekad menghabiskan kontraknya di Chelsea. Namun United dikabarkan siap menawarinya kontrak satu tahun musim panas nanti dengan opsi perpanjangan di tahun kedua.

Media Inggris melaporkan jika agen Lampard sudah dihubungi kubu United. Dan meski ia mendapat tawaran dari sejumlah klub, baik di Premier League maupun luar negeri, Setan Merah diyakini menjadi favorit klub Lampard berikutnya.  

sumber

Cara Unik Orang China Hentikan Anaknya kecanduan Game



Game memang sangat menyenangkan untuk di mainkan, terlebih lagi bagi anak-anak, dan para orang tua tentu sangat prihatin jika anaknya menghabiskan waktu seharian dengan bermain game. Untuk menghentikannya, orang tua biasanya meminta anak berhenti bermain game, atau dengan cara menyegel peralatan game.

Tapi, yang dilakukan seorang ayah di China berbeda. Feng, begitu nama si ayah ini,  punya cara unik untuk menghentikan kecanduan game pada anaknya yang berusia 23 tahun dan diketahui menganggur.

Menurut blog lokal, Kotako East, seperti dilansir BBC, 8 Januari 2013, Feng terpaksa menyewa 'pembunuh' virtual untuk memburu anaknya di video game online dan membunuh avatarnya. Dengan cara ini Feng berharap anaknya dapat berhenti untuk selalu bermain game.

Setelah menyewa si pembunuh virtual tersebut, anaknya diketahui mengeluh kepada sang ayah dan bertanya mengapa salah satu dari pemain game terus menargetkan dirinya.

Strategi si ayah Feng ini ramai diberitakan media massa, memantik polemik dan komentar dari pakar kecanduan game. "Hal itu tidak akan berbuat banyak untuk hubungan keluarga," kata Prof Mark Griffiths, seorang pakar dari Nottingham Trent University kepada BBC.

"Saya belum pernah mendengar intervensi semacam ini sebelumnya, tapi saya tidak berpikir pendekatan ini bisa bekerja. Bermain game yang sangat berlebihaan biasanya merupakan gejala dari masalah yang melatarbelakanginya," Griffiths menambahkan.

Dia telah mendengar banyak orang tua yang khawatir tentang kebiasaan bermain game pada anak-anak mereka. Tetapi seringkali hal itu bukan merupakan kecanduan. "Saya telah menghabiskan waktu 25 tahun mempelajari mereka yang bermain video game yang berlebihan itu," katanya.

"Saya sudah menemukan beberapa pemain yang sangat berlebihan, yang bermain selama 10 sampai 14 jam sehari. Tapi hal ini tidak masalah, jika mereka tidak bekerja, tidak menikah dan tidak memiliki anak," tuturnya.

Feng dan anaknya dilaporkan telah didamaikan. Olivia Grace, ahli World of Warcraft (permainan game multiplayer) berpikir tindakan Feng justru akan menjadi penghalang hubungan dengan anakanya.

sumber

Penguasa Mesir firaun Raja Ramses III Ternyata Dibunuh



Telah di temukan fakta baru tentang Penguasa Mesir firaun Ramses III. kemungkinan beliau dibunuh dalam upaya kudeta kekerasan pada 3.000 tahun lalu, menurut sebuah laporan jurnal British Medical Journal (BMJ).

Para ilmuwan mengatakan bahwa Ramses III, yang telah digambarkan sebagai "firaun besar terakhir," tenggorokannya dipotong akibat kudeta yang dipimpin oleh salah seorang istri dan anaknya Pangeran Pentawere. namun, tidak jelas apakah upaya kudeta itu sebenarnya sukses. Ramses III diyakini telah memerintah antara 1186-1155 SM selama periode Kerajaan Baru Mesir.

Pemerintahannya digerogoti oleh gejolak internal dan ekonomi, yang pertama kali tercatat dalam sejarah pemogokan buruh yang dikenal terjadi di tahun 29-an. kematiannya telah lama menjadi subyek kontroversi. Para ilmuwan sekarang mengatakan bahwa mereka mengevaluasi CT scan Ramses III, menunjukkan "luka menganga dan mendalam di tenggorokan mumi" ini kemungkinan disebabkan oleh pisau "dan yang bisa menyebabkan kematian langsung," menurut siaran pers BMJ.

Mereka juga menemukan sebuah jimat Horus dalam luka, yang kemungkinan dimasukkan oleh pembalsem untuk mempromosikan penyembuhan luka itu, jelas rilis tersebut. mereka juga melihat mumi dari seorang pria tak dikenal, yang lehernya tampak dicekik atau mengalami trauma kekerasan lainnya. Ia ditutupi oleh "ritual murni" kulit kambing, yang menunjukkan bahwa ia kemungkinan telah dihukum.

Para penulis laporan berpikir mumi ini adalah Pangeran Pentawere, yang mengambil bagian dalam konspirasi kudeta. Dua mumi berbagi garis keturunan orangtua yang sama, para peneliti mengatakan, mengutip bukti DNA, "memberi kesan bahwa mereka adalah ayah dan anak."

sumber

tayangan

Diberdayakan oleh Blogger.